PROPOSAL PENELITIAN


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan segala rahmat dan hidayah-Nya kepada kami semua, sehingga kami dapat menyelesaikan penulisan proposal penelitian ilmiah ini.

Laporan ini dibuat untuk memenuhi salah satu  tugas softskil yaitu tugas di mata kuliah Bahasa Indonesia 1 yang telah diberikan oleh dosen mata kuliah yang bersangkutan.

Adapun judul yang kami angkat pada proposal penelitian kami ini yaitu:

 “Sistem Komputerisasi di Gerai CoffeWord”.

Tidak lupa kami ucapkan terimakasih banyak kepada semua pihak baik yang secara langsung maupun secara tidak langsung, yang telah ikut terlibat dalam penyusunan penulisan ilmiah ini, yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu.

Kami pun (selaku tim penyusun) menyadari bahwa penulisan yang  telah kami susun ini masih ada kekurangannya. Oleh karena itu, kami mohon maaf apabila ada beberapa kesalahan dalam susunan penulisan ilmiah ini. Semoga laporan ini bermanfaat bagi kami (selaku tim penyusun) khususnya, dan bagi para pembaca pada umumnya.

Akhir kata kami ucapkan selamat membaca dan mudah-mudahan penulisan ilmiah ini dapat menambah pengetahuan/wawasan dan referensi para pembaca.

Depok, Oktober 2011

Penyusun

KATA PENGANTAR …………………………………………………………..………………….

DAFTAR ISI………………………………………………………………………………………………..

DAFTAR ISI …………………………………………………………………………………………..….

BAB I   PENDAHULUAN

1.1  LATAR BELAKANG MASALAH………………………………………………………..…….

1.2  IDENTIFIKASI MASALAH……………………………………………………………..……….

1.3  BATASAN MASALAH………………………………………………………………..………….

1.4  TUJUAN PENELITIAN………………………………………………………………….………

BAB II PEMBAHASAN

2.1 LANDASAN TEORI…………………………………………………………………….………..

            2.1.1 PENGERTIAN SISTEM…………………………………………………..………

            2.1.2 KONSEP DATA DAN INFORMASI………………………………..………..

            2.1.3 TAHAPAN DALAM PEMBENTUKAN SISTEM…………………………

2.2 PENELITIAN YANG RELEVAN………………………………………………………………

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

3.1 SASARAN, WAKTU DAN LOKASI PENELITIAN……………………………………..

3.2 METODOLOGI PENELITIAN……………………………………………………………….

            3.2.1 TAHAPAN PENGUMPULAN DATA………………………………………..

3.3 HIPOTESIS……………………………………………………………………………………………

BAB I

PENDAHULUAN

1.1         LATAR BELAKANG MASALAH

Dimasa sekarang ini perkembangan teknologi yang semakin canggih telah mengalami kemajuan yang begitu pesat dan kompleks, terutama dibidang komputer. Kemajuan dari komputer sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia di zaman sekarang, bahkan banyak perusahaan-perusahaan yang sudah memakai kecanggihan teknologi seperti komputer, karena komputer merupakan sarana pengolahan data canggih, dapat menghasilkan informasi yang akurat dan tepat selain itu penggunaan komputer dapat juga memberikan manfaat dalam efisiensi waktu dalam kerja.

Pada saat ini kualitas sebuah sistem kehidupan tertentu, akan ditentukan oleh kemampuannya mengolah komunikasi tersebut, yang secara khusus pula berarti kemampuannya dalam memiliki teknologi komputer yang terbaik. Beberapa hal yang dimiliki teknologi komputer sehingga masa depan sangat tergantung kepadanya adalah:

Kecepatan proses (kerja); Semakin besar atau semakin rumit sebuah sistem akan semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk menjalankannya (melakukan proses-proses didalamnya) Sedang perkembangan sebuah sistem, berarti penambahan faktor kerumitan / proses di dalamnya. Untuk itu kecepatan proses pengerjaan menjadi sangat penting artinya untuk sebuah sistem yang terus berkembang. Saat ini, komputer dapat melakukan milyaran proses dalam satu detik.

Kemampuan penyimpanan data yang sangat besar dan terjamin; Sebuah system yang besar dan semakin kompleks akan memiliki data-data dan arsip yang sangat besar.Jika digunakan cara penyimpanan konvensional yang menggunakan kertas dan lemari-lemari akan memakan tempat dan sumber daya lain yang sangat besar pula. Komputer, semakin hari semakin mapan dalam menggantikan media kertas dan lemari sebagai tempat penyimpanan dan pengolahan data dengan memanfaatkan teknologi (alat) simpan elektronik. Media penyimpanan data elektronik ini, dapat menyimpan data sangat banyak dan mampu menghemat tempat penyimpanan biasa lebih dari 1 juta kali. Sebagai ilustrasi, sebuah Hard Disk 1 Giga Byte, dapat menyimpan data tulisan hampir satu lemari buku biasa.Belum lagi jika digunakan teknologi CD yang lebih canggih.

Kemudahan pengaksesan dan pengelolaan data; Karena data disimpan dalam bentuk elektronis dan berbentuk sangat kecil, maka pengaksesan dan pengelolaan data menjadi sangat mudah, dan tidak merepotkan. Data dapat sangat mudah dikelompokkan, dicari, dan selanjutnya dimanfaatkan. Bahkan, karena format data antara satu system dengan sistem lainnya telah sama yaitu berbentuk elektronis, maka sistem satu dapat saling tukar data dengan sistem lainnya dengan sangat mudah. Selanjutnya, dengan teknologi telepon dan ‘networking’, proses pertukaran data tersebut dapat dilakukan diantara tempat yang sangat jauh dan terjadi dengan sangat cepat.

            Sistem komputerisasi sangat penting untuk mengolah data yang  tidak lagi menggunakan sistem manual, hal ini dikarenakan sudah meningkatnya data-data yang akan diolah, apabila data-data tersebut masih diolah menggunakan sistem manual maka dibutuhkan proses yang lama dengan tingkat kesalahan perhitungan yang cukup tinggi. Pada umumnya memang masih banyak perusahaan atau instansi berskala kecil maupun besar yang masih menggunakan sistem manual dalam pengolahan data maupun manajemen perusahaannya hal ini bisa saja menimbulkan keterlambatan informasi dan data konsumen sebagai bahan laporan perusahaan yang setiap waktu dibutuhkan. Hal ini dirasakan perlu menggunakan komputer sebagai alat bantu dalam pengolahan data suatu perusahaan atau instansi, penerapan sistem informasi yang berbasis komputer menjadi kebutuhan yang mutlak dan dapat memberikan keunggulan kompetitif sehingga mendapat prioritas yang tinggi.

Sejalan dengan perkembangan jaman dan globalisasi, kini komputer adalah alternatif terbaik yang harus diterapkan di perusahaan maupun di instansi kecil maupun besar, membantu meningkatkan efisiensi perusahaan, proses yang ada dan menciptakan suatu inovasi baru di perusahaan. Oleh karena itu kami mencoba merancang sistem penjualan berbasis komputerisasi di Gerai minuman dan makanan yaitu ‘CoffeWord’ di Jln. R.A Kartini No. 911 Depok Selatan, Kota Depok.

Sehubungan dengan Hal tersebut maka kami mengambil bidang penjualan makanan dan minuman sebagai bahan penulisan Tugas dari mata kuliah Bahasa Indonesia 1 dengan judul : “Sistem Komputerisasi di Gerai CoffeWord”.

Dalam proses pelayanan terhadap konsumen pihak managerial gerai dituntut dapat menyediakan pelayanan yang cepat, tepat, dan efisien. Selain itu dalam system komputerisasi di tujukan juga sebagai pembuatan laporan hasil kerja tahunan, data kepegawaian, system penggajian dll. Hal ini berguna untuk mengintegrasikan data-data yang diperoleh sehingga data dapat dijaga dengan baik tanpa adanya duplikasi data dan kerusakan pada data itu sendiri.

1.2         IDENTIFIKASI MASALAH

Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah:

  1. Proses pemesanan makanan atau minuman masih menggunakan system pencatatan manual sehingga proses ini masih rentan terjadinya kesalahan pencatatan.
  2. Proses perhitungan cukup memakan waktu dan bila permintaan informasi cukup banyak maka perhitungan itu cukup menyulitkan bagi pegawai
  3. Sering terjadi kerangkapan data. Terutama data mengenai daftar transaksi penjualan, laporan hasil keuangan bulanan dll.
  4. Kesulitan dalam melakukan pencarian data yang diperlukan mengenai data karyawan gerai, data transaksi per tanggal transaksi itu terjadi.
  5. Pembuatan laporan keuangan masih menggunakan sistem manual, sehingga memerlukan waktu yang relatif lama.
  6. Sering terjadi hilangnya data transaksi harian.

1.3         BATASAN MASALAH

Mengingat luasnya cakupan dalam pemanfaatan teknologi informasi dalam system komputerisasi disuatu cakupan area maka dalam penelitian ini penulis mambatasi pembahasan hanya pada Proses pemesanan makanan atau minuman kepada customer, Pengolahan data transaksi harian hingga menjadi laporan keuangan, pengelolaan database pegawai gerai.

1.4         TUJUAN PENELITIAN

Tujuan penulisan dari tesis ini adalah :

  1. Membangun sistem komputerisasi yang dapat diimplementasikan di sebuah gerai makanan
  2. Merancang suatu sistem komputerisasi agar dapat mengurangi kesulitan-kesulitan atau permasalahan yang ada pada sistem yang berjalan.
  3. Mengumpulkan data-data transaksi harian dan data pegawai menjadi satu kesatuan didalam database, sehingga dapat diolah dan disajikan menjadi suatu infomasi yang berguna bagi pengguna.
  4. Meningkatkan pelayanan kepada pelanggan gerai
  5. Meningkatkan Data keuangan yang seringkali tercecer atau kerangkapan data yang sering dialami oleh pihak managemen.

BAB II

PEMBAHASAN

2.1              LANDASAN TEORI

2.1.1        PENGERTIAN SISTEM

Sistem didefinisikan menjadi 2 kelompok sistem, yaitu yang menekankan pada prosedumya dan yang menekankan pada komponen atau elermenya. Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada prosedur menurut Jogiyanto, 1999 : Sistem adalah suatu jaringan kerja prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu.

Pendekatan sistem yang merupakan jaringan kerja dari prosedur lebih menekankan urut-urutan operasi didalam sistem. Sedangkan pendekatan sistem yang lebih menekankan pada komponen atau elemennya, menurut Gordon B. Davis : Sistem adalah sekelompok elemen-elemen / bagian yang saling berhubungan atau terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

Sedangkan menurut Raymond McLeod mendefinisikannya sebagai berikut : Sistem adalah sekelompok elemen-elemen yang saling terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan.

Dari beberapa pendapat diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa suatu sistem umum memiliki beberapa komponen, dimana masing-masing komponen tersebut saling bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan. Berdasarkan definisi dari sistem, maka suatu sistem mempunyai elemen-elemen atau komponen yang mendukungnya, yaitu :

  1. Input, Input adalah energi atau bahan baku yang dimasukkan ke dalam sistem.
  2. Proses, Suatu sistem mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukkan menjadi keluaran.
  3. Output, Output adalah hasil dari energi atau bahan baku yang dapat dipergunakan oleh pihak lain dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna. Output dapat merupakan input untuk sub sistem yang lain.
  4. Umpan Balik, Merupakan keadaan yang terjadi terhadap sistem akibat dari penerapan suatu sistem. Umpan balik ini dapat menimbulkan keadaan yang menguntungkan atau mengganggu kelangsungan hidup sistem. Penilaian tentang keberhasilan system ditentukan oleh proses ini.
  5. Mekanisme Kontrol, Kegiatan yang memfokuskan pada pengendalian terhadap pelaksanaan akan kerja didalam proses guna pencapaian sistem, namun yang terpenting dari pengendalian adalah pengendalian yang seminimal mungkin guna efisiensi dengan tingkat kualitas sistem yang tinggi.
  6. Batasan, Merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luamya.
  7. Tujuan Sistem (Goal Sistem), Suatu sistem dapat mempunyai tujuan (goal) atau sasaran (objective). Kalau suatu sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem2. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya.

2.1.2        KONSEP DATA DAN INFORMASI

Secara konseptual data dan informasi mempunyai arti yang berbeda. Data merupakan kata jamak dari datum yang berarti gambaran mengenai fakta, statistik, dan lain sebagainya, yang belum memiliki makna atau arti, Sedangkan informasi didefinisikan sebagai kumpulan dari fakta, statistik dan lain-lain yang memiliki makna atau arti. Jadi yang membedakan data dan informasi adalah makna yang dikandungnya. Oleh karena itu tidak heran jika pemakaian kata data dan informasi sering kali dipertukarkan.

Untuk lebih memperjelas perbedaan data dan informasi, maka dibawah ini dijelaskan definisi yang diberikan oleh Burch Jhon G. Jr. dalam bukunya yang berjudul Information Systems : Theory and Practice “ : Data adalah fakta dasar, data baru berarti jika sudah diolah dan dikaitkan dengan konteks tertentu. Informasi adalah suatu hasil pengolahan data dalam bentuk agregat untuk menghasilkan pengetahuan atau kemampuan

2.1.3        TAHAPAN DALAM PEMBENTUKAN SISTEM

Setiap subsistem dari organisme hidup-lahir, bertumbuh menjadi matang, berfungsi dan akhimya mati. Proses evolusioner ini disebut siklus kehidupan sistem atau sistem development life cycle (SDLC). Menurut Raymond McLeod proses pengembangan sistem mencakup 5 (lima) tahapan, yaitu :

1. Tahap Perencanaan

Dalam tahap perencanaan merupakan tahapan awal yang dilakukan dalam proses perancangan suatu sistem. Pada tahap ini kegiatan yang dilakukan antara lain adalah : Menyadari masalah, mendefinisikan masalah, menentukan tujuan sistem, mengidentifikasi kendala-kendala sistem, membuat studi kelayakan, mempersiapkan usulan penelitian sistem, menyetujui atau menolak penelitian proyek, menetapkan mekanisme pengendalian

2. Tahap Analisis.

Pada saat perencanaan telah selesai, tahap selanjutnya beralih pada analisis dari sistem yang telah ada. Analisis sistem adalah penelitian atas sistem yang telah ada dengan tujuan untuk merencanakan sistem yang baru atau diperbarui. Pada tahap ini kegiatan yang dilakukan adalah : Mengumumkan penelitian sistem, mengorganisasikan tim proyek, mendefinisikan kebutuhan informasi, mendefinisikan kriteria kinerja sistem, menyiapkan usulan rancangan, menyetujui atau menolak rancangan proyek.

 3. Tahap Rancangan

Dengan memahami sistem yang ada dan persyaratan-persyaratan sistem baru, kemudian beralih pada tahap memvahas rancangan sistem baru. Rancangan system adalah penentuan proses dan data yang diperlukan oleh sistem baru. Ini biasanya digunakan suatu alat bantu untuk menggambarkan rancangan sistem yang akan dibuat. Alat bantu tersebut biasanya adalah Data Flow Diagram kegiatan yang dikerjakan pada tahap ini antara lain adalah : Menyiapkan rancangan sistem yang terinci, mengidentifikasikan berbagai altematif konfigurasi sistem, mengevaluasi berbagai altematif konfigurasi sistem, memilih konfigurasi yang terbaik, menyiapkan usulan penerapan, menyetujui atau menolak penerapan sistem.

 4. Tahap Implementasi

Dalam tahap implementasi kegiatan memperoleh dan mengintegrasikan sumber daya fisik dan konseptual yang menghasilkan suatu sistem yang bekerja. Dalam kegiatan ini ada 8 (delapan) tahapan kegiatan yaitu : Merencanakan penerapan, mengumumkan penerapan, mendapatka sumber daya perangkat keras, mendapatkan sumber daya perangkat lunak, menyiapkan database, menyiapkan fasilitas fisik, mendidik peserta dan pemakai, masuk ke sistem yang baru.

 5. Tahap Penggunaan

Dalam tahapan ini mencakup 3 (tiga) kegiatan sekaligus, yaitu menggunakan sistem melakukan audit terhadap sistem yang bersangkutan dan melakukan perawatan terhadap sistem. Dalam menggunakan sistem, diharapkan pemakai menggunakan sistem sesuai dengan tujuan yang telah digariskan sebelumnya. Sedangkan pada kegiatan mengaudit sistem, dilakukan studi untuk mengetahui sampai sejauh mana sistem yang bersangkutan dapat memenuhi kriteria yang telah ditentukan sebelumnya. Kegiatan ini biasanya dilakukan berulang-ulang dengan periode tertentu. Pada kegiatan sistem selain dilakukan kegiatan yang berhubungan dengan perawatan sistem yang bersangkutan, juga dilakukan modifikasi agar system tetap dapat mendukung penyelesaian pekerjaan yang diperlukan. Hal tersebut dilakukan antara lain untuk :

–       Menjaga agar sistem selalu ‘Up-to-date’ dan sesuai dengan pekerjaan.

–       Meningkatkan kinerja karena adanya saran-saran baru yang lebih baik.

–       Memperbaiki kesalahan-kesalahan yang ada.

2.2              PENELITIAN YANG RELEVAN

Sebelum melakukan penelitian ini, peneliti telah menelusuri beberapa hasil penelitian terdahulu yang memiliki keterkaitan dengan penenlitian yang peneliti lakukan ini. Dari beberapa contoh judul penelitian terdahulu memang memiliki keterkaitan dari segi masalah yaitu mencari tau tentang cara merancang system komputerisasi disuatu tempat, dampak langsung maupun tidak langsung terhadap ketersediaan SDM yang dibutuhkan.

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

3.1              SASARAN, WAKTU DAN LOKASI PENELITIAN

Yang menjadi sasaran pada penelitian ini adalah sebuah gerai coffe di depok, alasannya karena keinginan peneliti untuk meningkatkan kapasitas pelayanan gerai tersebut untuk para pelanggannya. Rencana dan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan penelitian ini selama 6 bulan, mulai dari bulan Agustus dan berakhir pada bulan Februari. Penelitian ini bertempat di Gerai Coffe Word Depok.

3.2              METODOLOGI PENELITIAN

Dalam penyusunan penulisan ini, penulis menggunakan cara pengumpulan data melalui :

3.2.1        TAHAPAN PENGUMPULAN DATA

Pada tahap ini terbagi dalam dua kelompok yaitu kelompok pustaka dan studi lapangan.

 A.     Studi Pustaka

Studi pustaka merupakan kegiatan yang berkaitan dengan pengkajian terhadap sumber-sumber referensi untuk memperoleh landasan teori, konseptual dan praktis tentang permasalahan penelitian. Studi pustaka ini dilakukan dengan mendapatkan data dari literatur berupa berupa buku, jurnal.

 B.      Studi Lapangan

Kegiatan studi lapangan dalam penelitian ini dilakukan melalui pengumpulan data yang berkaitan dengan permasalahan sistem informasi yang ada di lapangan. Kegiatan ini merupakan tahapan penelitian yang bertujuan untuk menggali data-data yang dibutuhkan sehubungan dengan permasalahan yang menjadi pembahasan. Data-data tersebut antara lain meliputi data dan fakta mengenai organisasi, lingkungan pengolahan data, model proses bisnis atau system kerja yang berjalan, penerapan dan pemanfaatan Sistem Informasi pada sistem berjalan dan standardisasi sistem kerja yang telah diberlakukan. Studi lapangan ini meliputi :

1) Observasi atau pengamatan terhadap proses mekanisme Sistem komputerisasi yang sedang berjalan di Gerai lainnya. Pada penelitian ini, penulis melaksanakan observasi secara langsung dengan mengamati bentuk-bentuk penerapan dan pemanfaatan Sistem Informasi yang telah dilaksanakan pada sistem berjalan.

2) Wawancara dengan personil yang terkait dalam proses mekanisme Sistem Informasi saat ini. Kegiatannya berupa tanya jawab maupun diskusi baik dengan pihak intem maupun ekstem terkait dengan materi penulisan agar diperoleh informasi yang akurat sehingga diharapkan dapat menjadi bahan masukkan maupun pertimbangan dalam proses penelitian..

3.3              HIPOTESIS

Berdasarkan uraian diatas, system komputerisasi di Gerai Coffe Word dapat diterapkan dengan baik dengan tambahan peralatan yang memadai dan sumber daya alam yang mampu untuk mengelola keberlangsungan system tersebut. System ini dapat berfungsi sebagai system yang terintegrasi antara system pemesanan makanan, system pencatatan transaksi harian, system penghitungan matematis transaksi juga sebagai bahan pembuatan laporan keuangan akhir tahun/periode.

This entry was posted in SOFTSKILL. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s