Tugas Sistem Informasi Geografis


1. Definisi Sistem Informasi

diagram siDefinisi dari Sistem Informasi menurut Wikipedia ialah suatu kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi tersebut untuk memberi dukungan terhadap operasi dan manajemen pada suatu perusahaan atau organisasi. Didalam Sistem Informasi ini terdapat adanya suatu interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi sehingga dapat menghasilkan output yang sesuai dengan yang dikehendaki para penggunanya.

Komponen dan elemen sistem informasi

  1. Komponen input
  2. Komponen model
  3. Komponen output
  4. Komponen teknologi
  5. Komponen Hardware
  6. Komponen software
  7. Komponen basis data
  8. Komponen kontrol

Banyak cakupan atau turunan dari sistem informasi ini, dengan meningkatnya berbagai operasional didalam perusahaan maka banyak sistem informasi baru yang diciptakan untuk mendukung berbagai sistem untuk menunjang operasional tersebut seperti : Sistem Informasi Perbankan, Sistem Informasi Manajemen, Sistem Infromasi Akuntansi, Sistem Informasi Geografi dan lain-lain.

2. Bahasa Pemrograman

Sebagai Mahasiswa Sistem Informasi sudah tentu tidak asing lagi dengan yang namanya bahasa pemrograman, bahasa pemrograman inilah yang digunakan untuk dapat berkomunikasi atau menciptakan sebuah program aplikasi agar dapat digunakan untuk menampilkan output yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Beberapa bahasa pemrograman memang sudah familiar mulai dari Bahasa Mesin, Bahasa C, hingga Bahasa tingkat tinggi seperti BASIC, C++, Java, Pascal dan Cobol.

Dari segi tingkatannya dapat dilihat seperti dibawah ini :

1. Bahasa Tingkat Rendah (low-level language), bahasa mesin dipelajari mungkin sebagai basic/dasar agar mahasiswa mendapat pemahaman mengenai berbagai operasi dasar komputer. Dalam hal ini mahasiswa di beri pemahaman berbagai bilangan seperti biner, decimal, oktal, hexadecimal hingga sampai pada kode ASCII selain itu mahasiswa juga dberi pemahaman mengenai perhitungan maupun cara pengkonversian antar bilangan tersebut.

2. Bahasa Tingkat Menengah (Middle level language), Pada tingkatan ini mahasiswa diberi pemahaman mengenai Bahasa C. Bahasa C ini diberikan sebatas agar mahasiswa memiliki logika dasar sebelum menggunakan bahasa lanjutan yaitu bahasa pemrograman tingkat tinggi.

3. Bahasa Tingkat Tinggi (high-level language), di tingkat ini mahasiswa tidak hanya diberi pemahaman mengenai berbagai bahasa pemrograman yang mendunia(bahasa yang banyak digunakan sebagai bahasa dalam menciptakan berbagai aplikasi) tetapi juga sudah mulai menerapkan bahasa pemrograman tersebut untuk menciptakan suatu aplikasi menggunakan berbagai macam bahasa pemrograman seperti BASIC, C++, Java, Pascal dan Cobol.

Melihat perkembangan Mobile Komputasi yang semakin tinggi sepertinya aplikasi berbasis mobile menjadi pilahan utama bagi para programer untuk ikut serta dalam menciptakan berbagai macam aplikasi yang bersifat mobile tadi. Dalam hal ini Bahasa Pemrograman Java masih menjadi Favorit bagi para programer untuk dapat terus dikembangkan kemampuannya, hal ini dapat menjadi pacuan agar dapat menciptakan aplikasi mobile yang bagus dan berkualitas.

3. Pengalaman dalam Pengembangan Sistem Informasi

Dalam perkuliahan secara teoritis itu sudah beberapa kali dilakukan diantaranya :

– perancangan sistem informasi “Sistem Komputerisasi di Gerai CoffeWord” dengan menggunakan bahasa C++ untuk mata kuliah Teknik Pemrograman Terstruktur.

– “Pengembangan Sistem Informasi Sistem Informasi Rawat Inap Pasien di Rumah Sakit” untuk mata kuliah Pengembangan Sistem Infromasi.

Untuk Penerapan langsung saya menggunakan konsep SIG (Sistem Informasi Geografis) dalam penulgambar 1isan ilmiah D3. Dalam pembuatan aplikasi mobile ini saya memanfaat kan konsep LBS (Location Based Service) dengan difasilitasi oleh Google Maps. Aplikasi Mobile Android ini menggunakan GPS sebagai penunjuk posisi pengguna aplikasi berada sehingga dapat ditampilkan posisi pengguna kedalam map aplikasi.

4. SIG (Sistem Informasi Geografi)

SIG atau GIS adalah sistem berbasis komputer yang digunakan untuk menyimpan dan
imagesmemanipulasi informasi geografis (Aronoff, 1989).  Data dapat diakses melalui penunjukkan ke suatu lokasi dalam peta yang tersaji secara digital. GIS digunakan untuk menangani data spasial atau data tentang keruangan, pemetaan tanah dan agrikultural, arkeologi, jaringan listrik dan geologi. GIS menggunakan konsep layer-lapis. Setiap lapis mewakili satu fitur geografi dalam area yang sama dan selanjutnya semua lapisan bisa saling ditumpuk untuk mendapatkan informasi yang lengkap.

Dalam Mata Kuliah Sistem Informasi Geografi ini mahasiswa mengharapkan dapat mempelajari berbagai aspek mengenai konsep-konsep SIG yang dapat diterapkan didunia kerja. Untuk Mobile Aplication saya sudah memiliki pengalaman dalam hal pemanfaatan SIG ini, diharapkan pada mata kuliah ini dapat lebih dipahami konsep SIG dan pemanfaatannya secara luas. Kedepan diharapkan bukan hanya aplikasi mobile saja yang dapat diciptakan dengan konsep sig ini tetapi aplikasi desktop maupun aplikasi web dapat tercipta demi kemudahan para penggunanya.

This entry was posted in SOFTSKILL. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s